CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Bahlil Dapat Dukungan DEN, Potong Produksi Nikel RI dalam RKAB

Bahlil Dapat Dukungan DEN, Potong Produksi Nikel RI dalam RKAB
Foto: Infografis/ Harita Nickel/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mendukung langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya berkaian dengan pemangkasan produksi nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Pemangkasan produksi nikel dinilai akan berimbas pada keseimbangan suplai dan demand, yang bisa membuat harga nikel menjadi terangkat naik.

Anggota DEN, Septian Hario Seto menjabarkan, pertumbuhan produksi nikel di Indonesia menyebabkan pasar nikel di Dunia menjadi oversuplai. Hal ini terbukti membuat harga nikel menjadi anjlok di tahun 2025.

"Jadi waktu Kementerian ESDM mengumumkan kita akan cut RKAB-nya, produksinya ke 270 (juta ton), harga nikel itu naik hampir sekitar 20%, responnya. Jadi kebijakan ini kita perlu dorong juga supaya kita bisa melihat keseimbangannya,"

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Firda Dwi Muliawati. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda