Badan Geologi Temukan Jejak Sesar Aktif di Sulteng Picu Gempa Besar

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menemukan jejak sesar aktif di Sulawesi Tengah. Dalam hal ini, tim Badan Geologi menemukan sesar permukaan (fault surface rupture) di Desa Lembantongoa, Kecamatan Paolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Jejak ini terkait dengan gempa magnitudo (M) 6,7 pada 16 Juni 2026 dan menjadi kunci untuk memahami pergerakan sesar pemicu gempa.
Dalam kaitan itu, tim juga menemukan sesar permukaan di Desa Padende, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah akibat gempa sebelumnya pada 28 September 2026. Tanah yang terbelah ini digambarkan sebagai luka yang menganga. Menurut Badan Geologi, kondisi ini sangat tidak stabil dan berbahaya bagi bangunan maupun infrastruktur.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Wiji Nur Hayat. Hak cipta artikel milik penerbit.



