Aston Martin Valhalla Spider Debut, Atapnya Bisa Pengaruhi Kecepatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384090/original/006059400_1793156846-IMG_4985.webp)
Mengubah supercar dari konfigurasi coupe menjadi spider bukan sekadar menghilangkan atap. Aston Martin juga melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga aliran udara, stabilitas, dan performa mesin.
Valhalla Spider dibekali deflektor angin khusus untuk mengarahkan aliran udara melewati area kokpit. Perangkat ini dirancang agar pengalaman berkendara dengan atap terbuka tetap nyaman, terutama ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi.
Bagian roof scoop atau saluran udara di atap juga mengalami perubahan. Komponen tersebut dibuat 35 mm lebih tinggi untuk memastikan pasokan udara menuju mesin tetap optimal.
Selain itu, sistem aerodinamika aktif dan Electronic Stability Program (ESP) telah dikalibrasi ulang. Penyesuaian ini memungkinkan sistem kendaraan beradaptasi dengan kondisi atap, baik ketika dipasang maupun saat dibuka.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Muhammad Luthfi Naufal Aqilah. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384273/original/073257700_1793164947-IMG_4988.webp)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384578/original/047799300_1793176708-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_11.13.55__1_.jpeg)
