Alasan anak tak boleh main hujan "pertama" di area terdampak karhutla

Jakarta (ANTARA) - Dokter anak subspesialis respirologi dr. Khairiyadi, Sp.A, Subsp.Respi.(K), M.Kes menjelaskan alasan anak-anak tidak boleh bermain di bawah air hujan khususnya hujan pertama yang jatuh di kawasan terdampak oleh kebakaran hutan lahan (karhutla).
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menyebut guyuran hujan pertama di kawasan terdampak karhutla memberi risiko paparan zat kimia beracun.
“Saya tidak menyarankan. Dari beberapa teori dan literatur yang ada tidak disarankan itu. Setelah beberapa kali hujan, ada yang mengatakan tiga kali hujan yang deras baru boleh dilakukan,” kata dokter Khairiyadi dalam diskusi daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Livia Kristianti. Hak cipta artikel milik penerbit.



