7 dari 16 Indikator Krisis Iklim Mencapai Rekor Terparah dalam Sejarah

Penelitian terbaru mengungkap tujuh dari 16 indikator krisis iklim mencapai rekor terparah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para pakar menilai ketidakstabilan alam dan krisis iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan benar-benar sedang terjadi.
"Hilangnya kestabilan sistem iklim kini menjadi diagnosis, bukan lagi peringatan untuk masa depan," kata salah satu penulis utama studi, William Ripple yang juga ahli ekologi dari Oregon State University, dikutip dari Science Alert, Selasa (27/10).
Sejak 2019, para peneliti dari berbagai negara dalam koalisi internasional ilmuwan iklim mulai aktif memantau 16 indikator krisis iklim yang meliputi konsentrasi gas rumah kaca, suhu, lautan, es, keseimbangan energi, dan kebakaran hutan.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



