25 Destinasi dengan Pengalaman Wisata Terbaik Dunia 2027 versi NatGeo

Pulau Penang di Malaysia masuk dalam daftar 25 destinasi dan pengalaman wisata terbaik di dunia untuk dikunjungi pada 2027 versi National Geographic (NatGeo). Pulau Penang juga menjadi satu-satunya destinasi di Asia Tenggara yang terpilih dalam daftar tersebut.
Daftar yang diumumkan pada 20 Oktober 2026 itu disusun melalui proses nominasi, riset, dan peliputan yang melibatkan para ahli perjalanan National Geographic serta tim editorial internasional Nat Geo Traveler.
Pemilihan destinasi didasarkan pada keunikan tempat, kekayaan budaya, serta pengalaman yang dapat ditawarkan kepada wisatawan pada tahun mendatang.
National Geographic menyoroti perpaduan keindahan alam dan warisan budaya Penang. Daya tariknya meliputi jalan-jalan bersejarah di George Town yang dilindungi UNESCO, pantai dengan latar hutan hujan tropis, desa-desa tradisional, hingga sungai berkelok yang dikelilingi hutan bakau.
Penang juga dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner populer di Asia. Sejumlah hidangan khasnya antara lain char koay teow, mi beras pipih yang ditumis menggunakan wajan, serta Penang assam laksa, sup mi berbahan dasar ikan dengan cita rasa asam.
Pulau ini juga memiliki restoran ternama, seperti Auntie Gaik Lean's Old School Eatery yang menyajikan masakan tradisional Nyonya atau Peranakan, serta Au Jardin yang menawarkan pengalaman bersantap mewah dengan konsep kuliner kontemporer.
Ketua Komite Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Negara Bagian Penang, Wong Hon Wai, menyebut pencantuman Penang dalam daftar tersebut sebagai pencapaian yang membanggakan.
Dalam pernyataan pada 21 Oktober 2026, ia menilai pengakuan itu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan daya tarik Penang kepada wisatawan internasional, sebagaimana dilaporkan Bernama.
Selain Penang, sejumlah destinasi lain dari Asia juga masuk dalam daftar, yakni Niigata di Jepang, Chengdu di China, dan Jaipur di India. Ketiganya menawarkan daya tarik berbeda, mulai dari tradisi kuliner dan seni hingga warisan sejarah.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



