CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

23 UKM Berpotensi Melantai di BEI, Mayoritas Sektor FdanB

23 UKM Berpotensi Melantai di BEI, Mayoritas Sektor FdanB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 23 Usaha Kecil Menegah (UKM) berpotensi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka merupakan peserta program pendampingan intensif atau coaching yang digelar Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang dapat menghantarkan mereka melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Deputi Kementerian UMKM Bagus Rachman memaparkan, per Juli 2025, sebanyak 42 emiten yang tercatat di Papan Akselerasi BEI. Sementara itu, terdapat 23 perusahaan UKM yang sedang mengikuti program pendampingan untuk dapat melantai di bursa. Bagus menuturkan, dari 23 perusahaan yang ikut pendampingan tersebut, sektor makanan dan minuman alias food and beverage (F&B) mendominasi dengan persentase sekitar 40%. Kemudian, sebanyak 20% perusahaan peserta lainnya datang dari sektor fesyen, dan sisanya berasal dari berbagai sektor.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Zefanya Aprilia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda