1.417 Rumah Terdampak Banjir dan Longsor Lumajang, Dua Orang Meninggal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387154/original/005566200_1793437510-email-attachment_2026_10_31_hermawan-arifianto_tragis-ayah-dan-anak-tewas-tertimbun-longsor-di-lumajang_WhatsApp-Image-2026-10-31-at-10.51.59.jpeg.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir dan longsor di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyebabkan 1.417 kepala keluarga di delapan desa, tiga kecamatan terdampak. Selain itu dua warga meninggal dunia.
"Sedangkan jumlah rumah yang terdampak ada 1.417 rumah," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Menurut dia, ada beberapa upaya yang sudah dilaksanakan oleh tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC-BPBD) dengan menyebar ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan warga terdampak.
"Serta mereka juga sudah membuka akses jalan tembus Taman Sari Ibu Raja yang selama ini tertutup akibat longsor," ucap Berton.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Devira Prastiwi. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388639/original/071600000_1793659791-Kepala_BNPB.jpg)

