Tanda-Tanda Warga RI Butuh Uang, Fenomenanya Terlihat di Mobil Bekas

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar otomotif Indonesia tengah menghadapi pergeseran pilihan konsumen. Pergeseran ini terjadi ketika konsumen memiliki lebih banyak pertimbangan sebelum membeli kendaraan baru. Persaingan harga, promo mobil baru, hingga kehadiran mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) yang semakin terjangkau ikut mengubah pilihan di pasar otomotif.
Pengamat otomotif Bebin Djuana melihat pasar mobil bekas juga mengalami penyesuaian harga setelah cukup lama tertekan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari persaingan dengan kendaraan baru yang menawarkan berbagai promosi dan pilihan mobil listrik dengan harga lebih ramah di kantong.
"Harga mobkas (mobil bekas) terkoreksi, setelah sekian lama mati suri, akibat promo-promo mobil baru, ditambah BEV yang harganya ramah di kantong, jadi harga mobil bekas ikut turun," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (29/10/26).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)