CNN Indonesia Bacaan 3 menit

Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor Akibat Bumbu Kacang di Sate

Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor Akibat Bumbu Kacang di Sate
BGN menyelidiki keracunan siswa SMP di Bogor akibat menu MBG. Jumlah korban yang terkonfirmasi hanya 13 orang. (FOTO:CNN Indonesia/Febria Adha L).

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap menu di Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, mengalami keracunan.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan dugaan sementara penyebab keracunan para siswa berasal dari bumbu kacang pada menu sate MBG.

"Informasi yang kami dapatkan, dugaan sementara, mereka mendapatkan dampak terhadap kesehatan mereka atas menu sate yang diduga ini dari bumbu kacangnya," ujar Tysa kepada CNNIndonesia.com, Selasa (27/10).

Tysa mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG penyedia menu tersebut tidak memproses bumbu kacang dari awal.

Berdasarkan investigasi yang masih berjalan, dapur tersebut menggunakan bumbu kacang yang sudah dalam kondisi digiling.

"Nah, setelah dilakukan investigasi, sampai saat ini masih dilakukan investigasi, bumbu kacangnya itu ternyata diketahui oleh SPPG yang bersangkutan itu, bumbu kacangnya, bumbu yang kacangnya sudah digiling. Jadi, bukan diproses dari awal. Nah, dugaan sementara itu," ujar Tysa.

Saat ini, sampel makanan masih terus diuji. Ia pun mengatakan SPPG terkait sudah dikenakan suspensi oleh BGN.

Tysa turut meluruskan jumlah siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban keracunan usai menyantap menu MBG tersebut.

Ia mengatakan jumlah siswa yang terdampak bukan 481 seperti yang diberitakan, tetapi 13 orang.

"Soal peristiwa yang berdampak terhadap kesehatan di Bogor tersebut, kami ingin klarifikasi bahwa jumlah korbannya tidak 400 orang seperti yang diberitakan oleh sejumlah media. Yang benar adalah, sampai dengan sore hari ini, jumlah korban atau kita menyebutnya mereka yang terdampak dan masih dalam observasi, itu sebanyak 13 orang," ujar Tysa.

Ia mengatakan informasi tersebut mereka dapatkan dari tim di lapangan yang terdiri dari BGN Pusat, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), dan tim asistensi.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda