ANTARA Bacaan 7 menit

Sering dianggap sama, ini beda angin duduk dan serangan jantung

Sering dianggap sama, ini beda angin duduk dan serangan jantung
Ilustrasi - ANTARA/Shutterstock/Syda Productions/Ardika/am.

Jakarta (ANTARA) - Nyeri dada, sesak napas, hingga keringat dingin merupakan keluhan yang kerap dikaitkan dengan gangguan jantung. Namun, gejala tersebut dapat muncul pada dua kondisi berbeda, yakni angin duduk atau angina pektoris dan serangan jantung.

Keduanya sama-sama berkaitan dengan berkurangnya aliran darah yang membawa oksigen ke otot jantung. Meski memiliki gejala yang mirip, angin duduk dan serangan jantung bukanlah kondisi yang sama. Perbedaan utamanya terletak pada tingkat gangguan aliran darah dan dampaknya terhadap otot jantung.

Angin duduk umumnya terjadi ketika aliran darah ke otot jantung berkurang sementara, sedangkan serangan jantung terjadi ketika aliran darah terhambat secara serius atau terputus sehingga otot jantung mulai mengalami kerusakan.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh M. Hilal Eka Saputra Harahap. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda