Rupiah Nyaris Sentuh 18.200 per Dolar AS, BI Ungkap Biang Keroknya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih tertekan pada pembukaan perdagangan Rabu, (28/10/2026). Apa saja yang mempengaruhi rupiah hari ini?
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan turun 18 poin atau 0,10% menjadi 18.174 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 18.156 per dolar AS.
Ekonom BCA David Sumual menuturkan, tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kejutan dari penyedia indeks global MSCI. Selain itu,harga minyak dunia yang masih tinggi berdampak terhadap pasar obligasi. “Harga minyak masih cenderung tinggi sehingga pasar obligasi domestik tampak khawatir dampaknya pada harga obligasi dan tekanannya terhadap kurs rupiah,” ujar David saat dihubungi Liputan6.com.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3530468/original/011544800_1628054787-WhatsApp_Image_2021-08-04_at_10.24.56.jpeg)
