Penyebab Industri Drama Korea Berdarah-darah di Negara Sendiri

Kesuksesan drama Korea secara internasional ternyata tak berbanding lurus dengan kondisi di Korea Selatan. Belasan asosiasi pelaku industri pertelevisian membongkar kenyataan bahwa drakor malah berdarah-darah di negara sendiri.
Dalam konferensi pers di Korea Press Center, Seoul, pada Rabu (4/11), asosiasi itu membeberkan sederet penyebab hancurnya ekosistem tayangan domestik.
Struktur finansial
Salah satu yang disoroti adalah bengkaknya ongkos produksi hingga struktur finansial. Presiden Asosiasi Produksi Drama Korea Song Byeong-joon menyoroti ironi pahit di lapangan.
Seperti diberitakan Korea JoongAng Daily pada Kamis (5/11), ia membongkar jebakan struktur finansial yang kini mencekik para sineas, di mana suntikan modal raksasa tak lagi menjamin keuntungan.
"Kenaikan biaya produksi dan menyusutnya kapasitas investasi telah menciptakan struktur di mana semakin banyak perusahaan berinvestasi pada tayangan, semakin banyak pula uang yang mereka hilangkan," ungkap Song Byeong-joon.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



