CNN Indonesia Bacaan 3 menit

Pakar UGM Wanti-wanti Bahaya AI untuk Anak SD: Bisa Picu Halusinasi

Pakar UGM Wanti-wanti Bahaya AI untuk Anak SD: Bisa Picu Halusinasi

Dosen Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Dedy Permadi mengingatkan risiko pengenalan kecerdasan buatan (AI) secara langsung kepada siswa sekolah dasar (SD).

Menurut dia, teknologi AI berbasis large language model (LLM) dapat menghasilkan halusinasi atau informasi keliru, sementara anak-anak dinilai belum memiliki kemampuan yang cukup untuk memverifikasi kebenarannya.

Dedy mengatakan rencana memperkenalkan AI kepada siswa SD perlu ditinjau ulang. Menurut dia, penggunaan aplikasi seperti ChatGPT, Copilot, dan Gemini tanpa pendampingan serta bekal literasi yang memadai berisiko memberikan dampak buruk bagi perkembangan anak.

"LLM cenderung mengalami halusinasi. Algoritma ini bisa menghasilkan berita dan informasi palsu. Siapa yang akan memverifikasinya? Dalam prinsip AI yang berpusat pada manusia, manusia harus memeriksa hasil yang dihasilkan AI.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda