Oposisi Serang Netanyahu soal AS Setop Bantuan: Tak Layak Lagi Jadi PM

Rival terkuat PM Benjamin Netanyahu sekaligus pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot, mengatakan sang PM menimbulkan bahaya nyata bagi Israel.
Hal itu diutarakannya menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan menghentikan bantuan tahunan Rp70 triliun ke negara tersebut.
Melalui unggahannya di X pada Rabu (4/11), Eisenkot menuturkan keputusan AS ini timbul lantaran Netanyahu dan partainya, Likud, kerap melakukan "pogrom" terhadap demokrasi dan supremasi hukum dalam situasi terdesak.
"Mereka (Netanyahu dan Likud) berusaha menyeret kita semua ke dalam krisis konstitusional yang berbahaya. Sayangnya, ini bukan pertama kalinya terjadi. Justru inilah alasan mengapa mereka tidak layak dan tidak pantas lagi memegang kekuasaan," ucap Eisenkot.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



