Netanyahu Makin 'Loyo' Ditinggal Partai Ortodoks usai Pemilu Israel

Posisi Perdana Menteri petahana Israel Benjamin Netanyahu disebut semakin melemah pascapemilu, setelah sebuah partai Yahudi ultra-Ortodoks menahan dukungannya untuk Netanyahu maupun rivalnya Gadi Eisenkot.
United Torah Judaism, salah satu dari dua partai utama yang mewakili pemilih Yahudi ultra-Ortodoks sekaligus sekutu lama Netanyahu dalam koalisi, memutuskan untuk tidak merekomendasikan kandidat mana pun untuk membentuk pemerintahan Israel.
Sebaliknya, sebuah partai yang dipimpin oleh kelompok Arab menyatakan dukungannya kepada kubu Eisenkot.
Meski Eisenkot sejauh ini menolak untuk membentuk pemerintahan bersama dua partai yang dipimpin kelompok Arab, salah satu dari partai itu justru menyatakan dukungan ke Eisenkot. Sementara itu partai lainnya juga diperkirakan akan melakukan hal serupa.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.


