Melihat peluang San Antonio Spurs di NBA musim 2026/2027

Jakarta (ANTARA) - San Antonio Spurs bukan lagi sekadar tim muda yang sedang membangun masa depan. Setelah melaju hingga Final NBA 2026, Spurs kini punya alasan kuat untuk membidik gelar juara pada musim 2026/2027. Victor Wembanyama dan kawan-kawan sudah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim terbaik NBA. Tantangan berikutnya adalah mengubah pengalaman tersebut menjadi modal untuk melangkah lebih jauh.
Musim reguler NBA 2026/2027 dimulai pada Selasa, 20 Oktober 2026 waktu Amerika Serikat, atau Rabu, 21 Oktober waktu Indonesia. Spurs langsung menghadapi lawan berat pada pertandingan pembuka, yakni Oklahoma City Thunder di Frost Bank Center, San Antonio.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 Central Daylight Time (CDT), atau Rabu, 21 Oktober pukul 08.30 WIB. Duel ini bukan sekadar laga pembuka, melainkan juga kesempatan bagi Spurs untuk kembali menguji diri menghadapi tim yang mereka singkirkan dalam Final Wilayah Barat musim lalu.
Pertemuan itu sekaligus menjadi gambaran awal mengenai persaingan Wilayah Barat yang diprediksi kembali ketat. Spurs memiliki modal berupa skuad muda yang terus berkembang, tetapi Oklahoma City Thunder dan sejumlah pesaing lain masih menjadi penghalang serius dalam perjalanan menuju gelar juara.
Musim lalu jadi bukti
Spurs menutup musim reguler 2025/2026 dengan catatan 62 kemenangan dan 20 kekalahan. Mereka finis di peringkat kedua Wilayah Barat, tepat di belakang Oklahoma City Thunder, yang mengoleksi 64 kemenangan.
Pencapaian tersebut menjadi lompatan besar dibandingkan musim 2024/2025. Spurs sebelumnya hanya mencatat 34 kemenangan dan 48 kekalahan. Dalam satu musim, mereka menambah 28 kemenangan sekaligus mengubah diri dari tim yang belum lolos playoff menjadi penantang gelar juara.
Perjalanan Spurs di postseason juga tidak kalah mengesankan. Mereka mengalahkan Portland Trail Blazers pada putaran pertama, menyingkirkan Minnesota Timberwolves di semifinal konferensi, kemudian mengatasi Thunder dalam tujuh pertandingan dramatis di Final Wilayah Barat.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Raihan Fadilah. Hak cipta artikel milik penerbit.



