Media Independen Tutup Usai Ditekan Pemerintah dan Dicap "Antek Asing"

Jakarta, CNBC Indonesia - Novaya Gazeta, salah satu media independen paling berpengaruh di Rusia, resmi mengumumkan penutupan operasionalnya pada Jumat (20/10/2026). Surat kabar yang selama bertahun-tahun kritis terhadap Kremlin itu menyebut tekanan pemerintah telah membuat mereka tidak lagi bisa bertahan.
Penutupan tersebut menjadi pukulan terbaru bagi kebebasan pers di Rusia, terutama sejak Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina pada 2022. Novaya Gazeta selama ini dikenal sebagai salah satu dari sedikit media yang masih berani mengkritik perang Rusia di negara tetangganya tersebut.
Sejak konflik pecah, media yang dikenal sebagai salah satu benteng jurnalisme independen Rusia itu terus menghadapi tekanan. Izin penerbitannya dicabut, sementara sejumlah jurnalis dan editornya diperiksa, ditahan, bahkan rumah mereka digeledah.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh luc. Hak cipta artikel milik penerbit.



