CNN Indonesia Bacaan 3 menit

Kesaksian Penumpang Kapal Pesiar Mewah usai Terdampar di Kamboja

Kesaksian Penumpang Kapal Pesiar Mewah usai Terdampar di Kamboja
Sejumlah penumpang kapal pesiar Villa Vie Odyssey ramai-ramai mengeluh usai kapal mereka terdampar di Kamboja gegara tak mampu membeli bahan bakar. (REUTERS/SOVEIT YARN)

Sejumlah penumpang kapal pesiar Villa Vie Odyssey ramai-ramai mengeluh usai kapal mereka terdampar di Kamboja gegara tak mampu membeli bahan bakar.

Steve Skulnich, salah satu penumpang kapal, mengatakan kepada Channel News Asia (CNA) bahwa ia dan para penumpang lain diminta turun dari kapal karena operator tidak memiliki dana untuk membeli bahan bakar.

"Kami diminta turun dari kapal kemarin. Mereka kehabisan uang. Mereka tidak punya dana lagi untuk membeli bahan bakar," ucapnya.

Skulnich berujar pihak kapal pesiar sampai meminta-minta uang kepada para penumpang agar bisa melanjutkan perjalanan ke pelabuhan berikutnya.

"Tetapi tidak ada yang mau memberikannya," ucap Skulnich.

Lebih dari 200 penumpang Villa Vie Odyssey terdampar di kota pelabuhan Sihanoukville, Kamboja, pada Selasa (27/10) setelah perusahaan menangguhkan perjalanan karena tak sanggup membeli bahan bakar.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda