Kata-kata Eisenkot usai Klaim Unggul atas Netanyahu di Pemilu Israel

Mantan kepala militer Israel Gadi Eisenkot bersuara usai perolehan suara exit poll sementara menunjukkan bloknya unggul dari koalisi Perdana Menteri petahana Benjamin Netanyahu.
Dalam pernyataan kepada pendukung pada Selasa (27/10), ia mengatakan hasil pemungutan suara sementara telah menunjukkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Netanyahu.
"Hasil exit poll menunjukkan kurangnya kepercayaan warga sepenuhnya terhadap Netanyahu dan pemerintahan 7 Oktober," ucapnya, seperti dikutip AFP.
Dalam pernyataan terpisah pada Rabu (28/10) pagi, Eisenkot juga mengatakan bahwa masyarakat Israel memilih perubahan karena tak lagi puas dengan kinerja pemerintahan Netanyahu.
Pada kesempatan itu, Eisenkot juga memberi peringatan terselubung kepada Netanyahu untuk tidak menggunakan keamanan Israel sebagai kendaraan politiknya.
"Netanyahu, jangan berani-beraninya Anda menggunakan keamanan Israel untuk kepentingan politik," tukasnya.
Hasil pemungutan suara sementara yang dikeluarkan berbagai saluran TV Israel menunjukkan bahwa blok oposisi pimpinan Eisenkot unggul tipis di pemilihan parlemen dengan proyeksi kemenangan 53 kursi. Sementara blok Netanyahu diproyeksi menang dengan 50 kursi.
Baik blok oposisi maupun Netanyahu belum ada yang mampu memenangkan mayoritas 61 kursi. Suara ini hanya bisa diperoleh dengan bantuan partai-partai Arab yang diproyeksi mendapatkan sekitar 17-18 kursi.
Tidak ada satupun blok yang menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan partai Arab. Kondisi ini memungkinkan Israel menghadapi situasi sulit untuk membentuk mayoritas pemerintahan.
Jika negosiasi pascapemilu gagal, Israel bisa berakhir dengan pemerintahan minoritas yang bergantung pada dukungan partai-partai di luar koalisi pemerintahan, atau berpotensi masuk ke putaran pemilu berikutnya.
Kendati demikian, Eisenkot tegas menolak putaran berikutnya.
"Rakyat telah bersuara menentang kelanjutan pemerintahan Netanyahu," kata Eisenkot.
"Dalam pemilu dengan tingkat partisipasi yang begitu tinggi, akan menjadi kesalahan jika diadakan putaran berikutnya," lanjutnya.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



