Insiden Learjet, Pakar Ungkap Bahaya Turbulensi hingga Es di Udara

Para pakar aviasi mengungkap bahaya turbulensi hingga es di udara dalam insiden pesawat Learjet 60 yang jatuh menghantam kawasan pemukiman di Florida, Amerika Serikat pada Minggu (1/11).
Joseph Post, peneliti dari University of South Florida, mengatakan bahwa badai petir dapat menciptakan kondisi penerbangan yang berbahaya, terutama ketika pesawat menghadapi turbulensi parah atau pembentukan lapisan es.
"Bahaya tersebut berasal dari turbulensi dan lapisan es akibat badai petir. Oleh karena itu, badai petir mungkin menjadi fenomena cuaca paling berbahaya dalam dunia penerbangan," kata Post dikutip dari WFLA, Senin (2/11).
Menurut Post, penumpukan es dapat mengganggu aliran udara di atas sayap pesawat. Kondisi ini dapat mengurangi daya angkat dan berpotensi menyebabkan pesawat mengalami stall atau kehilangan daya angkat.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/995370/original/077550100_1442805926-shopping-cart-ecommerce-keyboard-ss-1920.jpg)


