Inggris di Ambang Perang, Pemerintah Minta Warga Stok Makanan dan Air

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Inggris meminta masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan kelangkaan pangan hingga gangguan layanan publik akibat serangan siber dan situasi darurat lainnya. Imbauan ini disampaikan melalui kampanye nasional bertajuk Be Ready yang menjadi bagian dari program peningkatan kesiapsiagaan rumah tangga selama tiga tahun.
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting memperkenalkan panduan terbaru bagi masyarakat untuk menghadapi berbagai ancaman, mulai dari banjir hingga kebakaran hutan. Pemerintah menyarankan setiap keluarga memiliki persediaan kebutuhan pokok yang cukup untuk tiga hari apabila layanan sehari-hari terganggu.
Persediaan tersebut mencakup uang tunai, air minum kemasan, dan makanan kaleng. Pemerintah juga meluncurkan situs khusus yang menyediakan daftar perlengkapan darurat untuk diunduh. Setelah panduan tersebut diumumkan, penjualan makanan kaleng, radio putar manual, dan senter dilaporkan meningkat.
Streeting mengatakan kepada BBC Newsnight bahwa respons masyarakat terhadap imbauan tersebut merupakan perkembangan positif.
"Ini menggembirakan karena masyarakat mengambil langkah-langkah praktis untuk bersiap menghadapi keadaan darurat. Memiliki sejumlah kebutuhan sehari-hari di rumah, mulai dari makanan kaleng hingga senter, dapat membantu keluarga menghadapi gangguan, baik akibat banjir, pemadaman listrik, maupun pipa air yang pecah. Kita semua bisa berperan dalam membuat Inggris lebih tangguh," katanya, dilansir Rabu (28/10/2026).
Sebelumnya, Streeting menyerukan pendekatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ketahanan nasional. Meski demikian, ia menekankan agar warga tetap waspada tanpa perlu panik menghadapi berbagai risiko.
Melalui kampanye Be Ready, pemerintah meminta warga menyiapkan perlengkapan yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga selama tiga hari ketika terjadi gangguan jangka pendek, seperti pemadaman listrik atau terhentinya pasokan air. Untuk kebutuhan minum, setiap orang disarankan memiliki sekitar tiga liter air per hari, di luar kebutuhan memasak dan mencuci.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh luc. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)

