Liputan6 Bacaan 1 menit

Hari Oeang: Masa Depan Uang Tunai di Era QRIS

Hari Oeang: Masa Depan Uang Tunai di Era QRIS
Ilustrasi uang rupiah. (Photo by Mufid Majnun on Unsplash)

Bagi David, uang tunai tetap penting untuk masyarakat di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). "Uang tunai menjadi jaring pengaman inklusi keuangan bagi jutaan warga yang belum tersentuh perbankan (unbanked)," ujarnya.

Ia menambahkan, uang tunai adalah ultimate backup saat gangguan jaringan massal atau bencana alam. Riefky sepakat, tetapi dengan catatan, "Iya, tapi tidak besar."

"Indonesia saat ini baru siap secara parsial menuju masyarakat minim uang tunai (less-cash society)," kata David. Regulasi, kebijakan moneter, dan infrastruktur makro dinilainya relatif siap, tercermin dari ekspansi QRIS.

Namun, David menilai Indonesia belum siap menjadi cashless society secara total akibat kesenjangan infrastruktur antara wilayah urban dan rural, serta rendahnya indeks literasi digital di lapisan bawah.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Thurfah Mahira Ahnaf. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda