Geger Intelijen Militer Jepang Diam-diam Kumpulkan Data Pribadi Warga

Unit intelijen dari Pasukan Bela Diri Jepang (Japan's Ground Self-Defense Force/GSDF) diduga secara diam-diam mengumpulkan informasi pribadi sensitif mengenai sejumlah orang di Jepang.
Laporan Kyodo News menyebutkan informasi yang dikumpulkan antara lain menyangkut keyakinan agama, pandangan politik, hingga orientasi seksual. Tindakan ini berpotensi melanggar undang-undang privasi.
Unit yang bermarkas di Camp Asaka di Tokyo ini disebut mengumpulkan informasi secara sistematis tanpa mengungkapkan identitas maupun afiliasi militer anggotanya.
Data yang dikumpulkan itu kemudian disusun ke dalam laporan yang mencakup 41 kategori termasuk ciri-ciri fisik, alamat, nomor telepon, rincian pekerjaan, dan kondisi keuangan.
Unit tersebut berdalih membenarkan tindakan ini, dengan alasan perlunya menilai keyakinan dan prinsip individu yang berpotensi menjadi sumber intelijen.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



