CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Geger! Bursa Kripto Terbesar Selidiki Dugaan Peretasan Rp 50,3 T

Geger! Bursa Kripto Terbesar Selidiki Dugaan Peretasan Rp 50,3 T
Foto: Binance (Photo by Executium on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, kini menyelidiki dugaan serangan siber. Hal ini terjadi setelah aset digital senilai miliaran dolar dilaporkan berpindah dari sejumlah dompet yang terhubung dengan platform tersebut.

Peneliti blockchain mendeteksi transaksi mencurigakan pada Kamis. Estimasi awal menunjukkan aliran aset keluar mencapai US$2,77 miliar (sekitar Rp50,3 triliun) di lima jaringan blockchain.

Binance menyatakan sedang menyelidiki laporan mengenai kemungkinan masalah keamanan tersebut. Namun, perusahaan menegaskan dana milik pengguna tetap aman dan belum mengonfirmasi bahwa peretasan benar-benar terjadi.

"Tim kami sedang melakukan pemeriksaan keamanan. Penarikan akan kembali dibuka segera setelah masalah keamanan sepenuhnya diselesaikan. Dana pengguna tetap aman," tulis Binance melalui akun X, dikutip The Guardian dan RT, Jumat (30/10/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh sef. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda