Desakan Penanganan Serius Karhutla Menggema dalam Demo di Monas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384725/original/001064500_1793180105-1000800357.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Aliansi Cipayung Universitas Nasional (Unas) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu sore (28/10/2026). Dalam aksi untuk memperingati Sumpah Pemuda itu, mahasiswa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.
Polisi mulai menutup Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 14.40 WIB. Penutupan dilakukan setelah polisi menerima informasi bahwa massa sedang bergerak dari kawasan Menteng menuju Monas.
Sekitar pukul 15.00 WIB, kurang dari 100 peserta aksi tiba di lokasi. Mereka turun dari kendaraan, membentuk barisan, membentangkan spanduk, lalu menyampaikan orasi secara bergantian.
Dalam orasi, mahasiswa menyoroti meluasnya karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat. Mereka menyebut kebakaran terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Kalimantan, Papua, Sumatra, Sulawesi, dan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka menilai penanganan pemerintah belum menunjukkan komitmen serius.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Supriatin. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384017/original/084221300_1793147810-20261027_145345.jpg)