Curhatan Monty Tiwa, Sempat Kesulitan Cari Tempat untuk Dibakar di Film GJLS: Berapi-Api
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386382/original/088405800_1793346379-IMG_1509.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Trio GJLS, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, kembali ke layar lebar dengan film keduanya yang bertajuk GJLS: Berapi-Api. Film garapan Monty Tiwa ini mengangkat kisah persahabatan yang haru namun tetap dibumbui komedi.
Memiliki banyak adegan yang bersinggungan dengan api karena fokus pada profesi sebagai petugas damkar, Monty Tiwa selaku sutradara mengatakan memiliki tantangan dalam pemilihan tempat, mulai dari sulit mendapat persetujuan, hingga tidak cocok secara artistik.
“Kita butuh benar-benar mereka merasakan sensasi ketakutan yang real. Itu makanya kita beberapa kali juga mencari tempat untuk syuting. Ada beberapa tempat yang ternyata pemiliknya keberatan untuk kita bakar. Tapi beberapa tempat yang bisa dibakar, secara artistik enggak cocok. Jadi susah banget,” kata Monty dalam konferensi pers yang dihelat di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Nola Vemiliana. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386808/original/093045600_1793370745-Penayangan_JUMBO_di_Italia.jpg.jpeg)