Buruh Demo Tuntut Gaji Naik, Bangladesh Langsung Bentuk Dewan Upah

Ribuan buruh pabrik garmen berunjuk rasa menuntut kenaikan gaji seiring biaya hidup yang melonjak di Bangladesh, Minggu (1/10) pagi waktu setempat. Demo ini menyebabkan 30 pabrik tutup.
Para pekerja menuntut upah minimum bulanan sebesar 30.000 taka (Rp4,3 juta), lebih dari dua kali lipat upah sekarang yang hanya 12.500 taka (Rp1,8 juta). Mereka mengatakan kenaikan biaya makanan, perumahan, transportasi, dan perawatan kesehatan telah mengikis daya beli secara tajam.
Kemudian pada Minggu siang, pemerintah Bangladesh menanggapi demo itu dengan membentuk Dewan Upah guna meninjau gaji minimum pekerja terutmaa garmen.
"Masalah pembentukan dewan upah telah diselesaikan. Tidak akan ada masalah lagi sekarang," kata penasihat Kementerian Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan, M Sakhawat Hossain Chowdhury, dikutip Al Jazeera.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



