ANTARA Bacaan 1 menit

BPS: Karhutla tekan ekonomi daerah, kehutanan kontraksi 2,52 persen

BPS: Karhutla tekan ekonomi daerah, kehutanan kontraksi 2,52 persen
Arsip - Petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan di Palangka Raya. (ANTARA/Aulia Rahman.)

Karhutla juga berdampak pada menurunnya beberapa aktivitas ekonomi, khususnya pada provinsi yang terdampak

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berimbas pada tertahannya perekonomian sejumlah daerah serta kontraksi subsektor kehutanan sebesar 2,52 persen pada triwulan III-2026.

“Karhutla juga berdampak pada menurunnya beberapa aktivitas ekonomi, khususnya pada provinsi yang terdampak,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers Rilis BPS di Jakarta, Kamis.

Edy menjelaskan penurunan kinerja subsektor kehutanan pada triwulan III-2026 relatif tajam dibandingkan triwulan sebelumnya yang masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,02 persen.

Perlambatan itu juga berdampak pada performa pertumbuhan regional sejumlah daerah yang mengalami karhutla, seperti Kalimantan.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Imamatul Silfia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda