Bos SKK Migas Minta Produksi LNG Blok Masela Tak Lewat 2030
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393789/original/018389200_1761613015-proyek_gas_abadi_Blok_Masela..jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto berharap produksi gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) dari Lapangan Abadi Blok Masela dapat terealisasi pada 2029. Meski demikian, ia meminta agar penyelesaiannya tidak molor melewati tahun 2030.
INPEX Masela Ltd. tercatat telah menyelesaikan tahapan Front-End Engineering Design (FEED) pada Oktober 2026. Dengan selesainya tahap ini, penandatanganan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) diproyeksikan dapat dilakukan pada awal 2027.
“Pesan Bapak Presiden, produksi gas dari proyek Abadi ini diminta mulai beroperasi secepatnya. Kalau bisa tahun 2029 bagus, 2030 bagus, atau paling lambat jangan jauh dari akhir 2030,” kata Djoko di Ritz-Carlton, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.



