Barcelona Didenda dalam Kasus PDKT ke Julian Alvarez
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4944931/original/006619200_1726447253-20240916-Atl_Madrid_vs_Valencia-AFP_7.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Barcelona dijatuhi denda sebesar €602 oleh Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) pada Selasa, 27 Oktober 2026. Sanksi ini merupakan hasil penyelidikan atas upaya klub Katalan tersebut mendekati striker Atletico Madrid, Julián Alvarez, tanpa mengikuti prosedur yang berlaku. Keputusan ini menggarisbawahi komitmen RFEF untuk menegakkan aturan transfer, meskipun dengan sanksi yang tergolong ringan.
Alvarez masih terikat kontrak dengan Atletico Madrid hingga tahun 2030. Spekulasi mengenai minat Barcelona untuk merekrut Álvarez muncul sepanjang musim panas 2026 untuk menjadi pengganti Robert Lewandowski. Álvarez sendiri sempat menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Atletico Madrid selama Piala Dunia 2026, dengan Barcelona sebagai tujuan pilihannya.
Pernyataan publik semacam ini seringkali menjadi pemicu awal bagi klub peminat untuk melakukan pendekatan, namun harus tetap dalam koridor aturan yang berlaku.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Thomas. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483318/original/006491600_1769374181-AP26025649282595.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384065/original/007803900_1793153902-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_21.17.44.jpeg)
