Banjir dan Longsor di Sejumlah Daerah, Lumajang Terparah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389502/original/078460400_1793747528-WhatsApp-Image-2026-11-03-at-15.17.56.jpeg.jpg)
Berton secara khusus memaparkan perkembangan penanganan bencana di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di wilayah tersebut, BNPB mencatat empat jenis bencana, yakni cuaca ekstrem, tanah longsor, banjir bandang, dan banjir genangan.
Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, yakni seorang ayah dan anaknya. Selain itu, sebanyak 1.567 KK terdampak dan 13 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
"Ada dua jiwa yang meninggal kemarin sudah kami sampaikan. Ini adalah bapak dan anak. Dan ada 1.567 KK yang terdampak dan ini masih tetap dalam pendataan. Dan 13 rumah rusak dan ini pun sudah dalam pencatatan dan pelaporan," kata dia.
Untuk menangani dampak bencana, BNPB bersama BPBD dan sejumlah institusi terkait melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pihak kecamatan dan desa, PLN, serta unsur lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memulihkan layanan-layanan vital.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Devira Prastiwi. Hak cipta artikel milik penerbit.


