Alasan Keamanan, Pakistan Bekukan Pemerintahan di Khyber Pakhtunkhwa

Tindakan pemerintah pusat Pakistan yang membekukan pemerintahan provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP) dan menahan ketua menteri terpilihnya disebut-sebut jauh melampaui sekadar urusan kontraterorisme.
Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya dimotivasi kekhawatiran keamanan semata, melainkan menjadi manuver politik untuk meredam suara oposisi Pakistan.
"Pemerintah pusat Pakistan mungkin telah meredam potensi masalah politik yang mengancam mereka, namun langkah tersebut justru memunculkan berbagai persoalan, kekhawatiran, dan keraguan, yang semuanya berdampak merugikan bagi demokrasi serta stabilitas Pakistan," ungkap Pakar Hubungan Sipil-Militer Pakistan, Ayesha Siddiqa, seperti dikutip dari Daily Mirror, Rabu, 28 Oktober 2026.
Langkah kontroversial pemerintah pusat Pakistan diambil dalam merespons eskalasi unjuk rasa pendukung Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI)-partai pimpinan mantan Perdana Menteri Imran Khan-yang menuntut pembebasan Khan sekaligus pemulihan supremasi konstitusional.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



