CNN Indonesia Bacaan 2 menit

Abaikan Partai Arab, Blok Netanyahu-Eisenkot Diklaim Bakal Gabung

Abaikan Partai Arab, Blok Netanyahu-Eisenkot Diklaim Bakal Gabung
Wacana kesepakatan pembagian kekuasaan antara blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot mulai mencuat. (REUTERS/Amir Cohen)

Wacana kesepakatan pembagian kekuasaan antara blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot mulai mencuat.

Stasiun televisi Israel, Channel 14, melaporkan usulan mengenai koalisi dua partai peraih suara terbanyak di pemilihan umum (pemilu) Israel setelah kemungkinan besar mengabaikan Partai-partai Arab.

Dalam usulan tersebut, Netanyahu akan memimpin pemerintahan selama dua tahun sebelum menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Eisenkot.

Sebagai imbalannya, Eisenkot disebut harus mengundurkan diri dari dunia politik dan menerima pengampunan penuh atas kasus korupsi yang sedang dihadapi Netanyahu.

Channel 14 melaporkan Presiden Israel Isaac Herzog tengah berupaya mendorong kesepakatan tersebut. Usulan itu disebut dapat menjadi jalan keluar dari kebuntuan politik setelah pemilihan parlemen pada Selasa (27/10) belum menghasilkan mayoritas.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda